Berita Terkini

146

MENGITEGRITASKAN DATA, MENDUKUNG KESIAPAN DEMOKRASI TAHUN 2024

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – Sekretariat Jenderal KPU Republik Indonesia (KPU RI) baru saja melakukan Penandatangan Perjanjian Kerjasama dengan Direktorat Jenderal  Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) sekaligus penyerahan Hak Akses NIK, pada Rabu (29/6/22) bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor KPU RI. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan, dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik dalam Pemutakhiran Data Pemilih tersebut, dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutirsno bersama dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, SH, MH., disaksikan oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari beserta jajaran Anggota KPU RI, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima User ID Hak Akses dan User ID Data Balikan KPU RI, yang nantinya data base tersebut dapat diakses oleh seluruh KPU baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota sehingga lebih mudah dalam melakukan pengawasan. Dalam sambutannya, Zudan mengatakan bahwa Kemetrian Dalam Negeri melalui Dirjen Dukcapil berupaya turut serta dalam meningkatkan kualitas demokrasi, yang berawal dari data kependudukan sebagai bahan untuk menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT), sehingga walaupun data akan terus berubah seiring dengan penduduk di Indonesia yang bersifat dinamis, namun kita dapat memprediksi jumlah pemilih untuk Pemilu 2024 mendatang. disampaikan lebih lanjut oleh Zudan, bahwa Dirjen Dukcapil mendukung penuh KPU salah satunya dengan mempersiapkan data penduduk yang semakin akurat. Saat ini, menurut Zudan telah ada 5.535 lembaga termasuk KPU yang bekerjasama dengan Ditjen Dukcapil untuk mengintegrasikan data, diharapkan dengan kualitas data yang semakin baik yang disiapkan oleh Ditjen Dukcapil, dapat mampu mendukung kesiapan Demokrasi di tahun 2024, pungkas Zudan. Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari menyambut baik perihal Kerjasama antara Sekretaris Jenderal KPU dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara KPU dengan Menteri Dalam Negeri. Sebagai sebuah landasan hukum, penandatangan Kerjasama ini menjadi dasar bagi KPU dan Kemendagri sebagai sebuah realisasi perwujudan dari Amanah yang terdapat dalam Undang-undang bahwa untuk pemutakhiran data pemilih bersumber dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) terkhir yang dikelola oleh KPU dan Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4) yang dikelola oleh Kementrian Dalam Negeri, sehingga dengan adanya penandatangan Kerjasama ini dapat menjadikan data yang ada di KPU semakin komprehensif, semakin valid dan semakin mutakhir. Hasyim menambahkan, pada beberapa kegiatan kepemiluan KPU oleh Undang-undang ditugaskan untuk melakukan koordinasi dengan Kemendagri khususnya dengan Ditjen Dukcapil terkait pemutakhiran data pemilih juga penyerahan data agregat kependudukan sampai tingkat kecamatan  (DAK2) yang akan digunakan salah satunya untuk penyusunan dan penataan Daerah Pemilihan (Dapil), untuk syarat penyerahan dukungan bagi bakal calon perseorangan DPD. Oleh karena itu, Hasyim menekankan bahwasannya sinergi antar Lembaga menjadi sesuatu yang penting. (Humas KPU Kabupaten Bandung). Follow Us


Selengkapnya
103

2.338.217 PEMILIH PADA DPB TRIWULAN II TAHUN 2022

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – KPU Kabupaten Bandung telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode Juni Triwulan II pada Selasa (28/6/22) bertempat di Aula KPU Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum  Republik Indonesia (PKPU RI) nomor 6 Tahun 2021, tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Rakor Pemutakhiran DPB tersebut dihadiri oleh  Jajaran Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung, Polresta Bandung, yang dihadiri oleh Bawaslu Kabupaten Bandung, Kapolresta Bandung, Kapolres Cimahi, Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Bandung, Badan Kesatuan Bangsadan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bandung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, Partai Politik Tingkat Kabupaten Bandung, serta Ketua Forum Camat Kabupaten Bandung. Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, membuka secara resmi kegiatan rapat koordinasi tersebut, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah amanat yang diberikan oleh KPU RI yang merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk terus memperbaharui dan mengelola daftar pemilih. KPU Kabupaten Bandung mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada stakeholders atas kerjasama, partisipasi dan peran serta terkait daftar pemilih berkelanjutan, karena menurut Agus, tingginya partisipasi pemilih salah satunya dikarenakan adanya keakuratan dari daftar pemilih. Pada kesempatan ini, tidak lupa Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya juga menyampaikan rencana koordinasinya Bersama Forum Camat Kabupaten Bandung terkait data, SDM Sekretariat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) serta terkait program DP3 (Desa Peduli Pemilu Pemilihan) yang diapresiasi oleh perwakilan Forum Camat yang turut hadir dalam kegiatan rakor tersebut. Dari Rapat Koordinasi tersebut, dihasilkan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan untuk periode Juni Triwulan II dengan jumlah pemilih sebanyak 2.338.217 (Dua Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Tujuh Belas), dengan rincian pemilih laki-laki dengan jumlah 1.180.420 (Satu Juta Seratus Delapan Puluh Ribu Empat Ratus Dua Puluh) pemilih, dan pemilih perempuan dengan jumlah  1.157.797 (Satu Juta Seratus Lima Puluh Tujuh Ribu Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh) pemilih, yang tersebar di 280 (Dua Ratus Delapan Puluh) Desa/Kelurahan di 31 (Tiga Puluh Satu) Kecamatan di Kabupaten Bandung. KPU Kabupaten Bandung juga menerima rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Bandung, terkait data perbaikan yang akan ditindaklanjuti pada daftar pemilih berkelanjutan periode selanjutnya. (Humas KPU Kabupaten Bandung). Follow Us


Selengkapnya
116

KEMENAG SIAP MEMBANTU SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN PEMILIH

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id Silaturahmi, Koordinasi, dan Sinergitas terus digencarkan dalam rangka telah dimulainya Tahapan Pemilu 2024. Kementerian Agama Kabupaten Bandung menjadi satu kesatuan yang menjadi tujuan KPU Kabupaten Bandung untuk bersinergi terutama dalam hal pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih. Pendidikan pemilih sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, terang Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya yang hadir didampingi Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan, Siti Holisoh, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Supriatna serta Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggara, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Devi Agustinia dalam audiensi kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung, Selasa (22/6/2022). H. Abdurahim Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung menyambut hangat kehadiran jajaran KPU Kabupaten Bandung. Pada prinsipnya Kemenag akan selalu mendukung dan membantu apa yang menjadi tugas negara, seperti yang KPU maupun lembaga lain lakukan. Khususnya pada penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan Tahun 2024 ini, apa yang bisa Kemenag bantu pasti akan kami bantu, terutama terkait sosialisasi yang biasanya menjadi sorotan saat pemilihan, tutur Abdurahim yang menyatakan baru menjabat selama 3 (tiga) bulan selaku kepala kantor Kemenag Kabupaten Bandung ini. Kemenag akan mempersiapkan dalam hal pendataan Madrasah Aliyah (MA) yang biasanya menjadi sasaran Sosialisasi dan Pendidikan pemilih karena disana termasuk segmen pemilih pemula yakni siswa/siswi kelas 2 dan 3. Abdurahim menyampaikan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ini sangat penting dan kami mendukung itu. Kami memiliki data sekitar 200 MA di bawah naungan Kemenag Kabupaten Bandung. Sosialisasi pun bisa dilakukan per wilayah atau daerah pemilihan. Pada tahun 2021, KPU Kabupaten Bandung telah melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Perjanjian kerja sama meliputi agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman demokrasi dan kepemiluan kepada pemilih pemula di tingkat SMA/SMK/SLB. Koordinasi dengan Kemenag kali inipun tidak jauh berbeda kami ingin memperluas jangkauan bekerjasama dan merangkul pemilih pemula di tingkat Madrasah. Selain itu Kemenag memiliki banyak penyuluh, yang diharapkan penyuluh tersebut akan menyampaikan pula  pendidikan pemilih di acara-acara keagamaan, papar Agus.  (Humas KPU Kabupaten Bandung).


Selengkapnya
98

KETUA PN BALE BANDUNG: BEKERJA SESUAI UNDANG-UNDANG ATURAN DIPAHAMI, PEMILU AMAN

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – Selasa (21/6/2022), Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan Siti Holisoh serta Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Supriatna yang didampingi Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat KPU Kabupaten Bandung, Devi Agustinia kembali melaksanakan audiensi bersama stakeholders, kali ini audiensi dilakukan dengan jajaran Pengadilan Negeri Bale Bandung. KPU Kabupaten Bandung terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna menjalin silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi sehubungan dengan telah dibunyikannya peluit tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024. Dalam pertemuan ini Agus Baroya, mengatakan bahwasannya Pengadilan merupakan salah satu lembaga yang akan terlibat dalam konteks Pemilu, kaitannya dengan beberapa persyaratan calon, sehingga dukungan dari Pengadilan Negeri Bale Bandung terhadap pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024 sangat diperlukan bagi KPU, mengingat Pemilu yang inklusif merupakan Pemilu yang melibatkan seluruh stakeholders. KPU berkomitmen akan melaksanakan tugas sebagai penyelenggara Pemilu dengan integritas tinggi, dan bekerja secara professional dan sesuai prosedur, tegas Agus. Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung, Ahmad Satibi menyambut baik kedatangan Ketua KPU Kabupaten Bandung beserta jajarannya dan mengapresiasi jajaran KPU yang telah melaksanakan silaturhami dan koordinasi dalam rangka tahapan Pemilu 2024. Beliau menyatakan dukungannya terhadap KPU sebagai penyelenggara Pemilu, “sesama lembaga saling membutuhkan satu dengan lainnya, sama-sama menjalankan tugas negara, maka apabila KPU menjalankan tugas sesuai Undang-undang serta tahapan, Insya Allah Pemilu 2024 akan berjalan dengan baik dan aman” Ungkap Ahmad. (Humas KPU Kabupaten Bandung). Follow Us


Selengkapnya
114

DUKUNGAN DAN FASILITASI PEMERINTAH DAERAH UNTUK PEMILU 2024 SANGAT DIBUTUHKAN

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – KPU Kabupaten Bandung kembali melakukan Audiensi dengan sejumlah pemangku kepentingan mengingat telah dimulainya Tahapan Pemilu Serentak 2024. KPU Kabupaten Bandung kali ini berkoordinasi langsung dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, pada Selasa (21/6/22). Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya didampingi oleh Anggota KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Isun Ahmad Sukmantara, Sekretaris KPU Kabupaten Bandung, Irman Noviandi, serta Kepala Sub Bagian Perencanaan Data dan Informasi, Nugroho Nurman Sasono hadir mengikuti audiensi. Kehadiran jajaran  KPU Kabupaten Bandung, disambut baik dan diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bandung, Erick Juriara beserta jajarannya. Dalam audiensi kali ini, terdapat beberapa hal yang dibahas diantaranya mengenai kesiapan anggaran pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan, termasuk apabila kondisi saat pemilu dan pemilihan nanti masih dalam keadaan pandemi. Dalam pertemuan ini, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, mengusulkan agar Desk Pemilu  Kabupaten Bandung dapat menginisiasi pertemuan pimpinan forkompimda untuk sharing informasi dan pemetaan potensi masalah serta antisipasinya pada Pemilu 2024 nanti, termasuk mengenai logistik Pemilu mengingat tahapan kampanye pada Pemilu 2024 ini memiliki durasi yang pendek, sehingga logistik pemilu turut dibatasi oleh masa kampanye tersebut, hal ini disetujui oleh Asisten Pemerintahan dan siap untuk memfasilitasi pertemuan dimaksud. Kedepannya, KPU Kabupaten Bandung akan melakukan pertemuan dengan Forkompimda terkait Pemetaan logistik. Agus berharap,  KPU mendapatkan fasilitasi dari stakeholders terkait dengan distribusi logistik Pemilu. Selain itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung juga sangat memperhatikan apa yang menjadi harapan KPU Kabupaten Bandung terkait rekruitmen badan Adhoc dimana KPU mengharapkan fasilitasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung berupa Sumber Daya Manusia (SDM) pada sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar betul-betul dapat bekerja efektif mendukung PPK dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan 2024.  (Humas KPU Kabupaten Bandung). Follow Us


Selengkapnya