Berita Terkini

166

Capaian Hasil Penilaian Layanan KPU Kabupaten Bandung

Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelaksanaan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP) Tahun 2025. Survei ini dilakukan sebagai upaya evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat serta sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel Survei Persepsi Kualitas Pelayanan ini dilaksanakan pada Triwulan IV Tahun 2025 dengan melibatkan 69 responden yang merupakan pengguna layanan KPU Kabupaten Bandung. Para responden berasal dari beragam latar belakang usia, pendidikan, jenis kelamin, dan pekerjaan, sehingga hasil survei mencerminkan kondisi pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelaksanaan survei dilakukan di KPU Kabupaten Bandung dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan kuesioner berbasis Google Form. Penilaian dilakukan terhadap 11 indikator pelayanan, meliputi prosedur pelayanan, kejelasan informasi, kecepatan dan ketepatan waktu, kompetensi petugas, kepastian penyelesaian layanan, pemenuhan kebutuhan informasi, sarana dan prasarana, tanggung jawab petugas, sikap dan keramahan, kenyamanan lingkungan, serta kedisiplinan petugas. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai rata-rata Survei Persepsi Kualitas Pelayanan KPU Kabupaten Bandung mencapai angka 3,25, yang masuk dalam kategori “Baik”. Beberapa indikator bahkan memperoleh penilaian “Sangat Baik”, terutama pada aspek kejelasan informasi, performa dan kompetensi petugas, tanggung jawab layanan, serta sarana dan prasarana pendukung pelayanan. Survei ini dilaksanakan sebagai bentuk amanat peraturan perundang-undangan tentang pelayanan publik sekaligus sebagai instrumen evaluasi internal bagi KPU Kabupaten Bandung. Melalui survei ini, KPU Kabupaten Bandung dapat mengidentifikasi kekuatan pelayanan yang sudah berjalan optimal serta aspek yang masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil survei tersebut, KPU Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memedomani Standar Operasional Prosedur (SOP), mengoptimalkan layanan informasi publik, serta memperkuat budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan hasil ini, KPU Kabupaten Bandung berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepemiluan dan informasi publik semakin meningkat, seiring dengan komitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, responsif, dan berintegritas.


Selengkapnya
156

Menjadi Pemilih Cerdas : Sosialisasi Bagi Pemilih Pemula Di Pondok Pesantren Al-Basyariyah Margaasih

Bandung – KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih segmen pemilih pemula kepada para santri di Pondok Pesantren Al-Basyariyah Margaasih pada Jum’at (19/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi para santri yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih pemula agar memiliki pengetahuan yang memadai tentang kepemiluan dan demokrasi. Pondok pesantren dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral dan wawasan kebangsaan generasi muda. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Bambang Sukmawijaya dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung Deni Jaelani. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan materi terkait karakteristik dan peran pemilih pemula dan Pemilu, pengenalan lembaga penyelenggara pemilu, syarat menjadi pemilih, tata cara pemberian suara di TPS serta pentingnya menjaga integritas dan menolak politik uang. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab agar mudah dipahami oleh para peserta. Melalui program sosialisasi kepada pemilih pemula di Pondok Pesantren Al-Basyariyah ini, KPU Kabupaten Bandung berharap para santri sebagai pemilih pemula dapat menjadi pemilih yang cerdas, berintegritas dan bertanggungjawab dalam menggunakan hak pilihnya. Partisipasi aktif pemilih pemula sangat penting dalam mewujudkan pemilu  yang demokratis, jujur dan adil. Pelaksanaan sosialisasi di pondok pesantren ini merupakan bagian dari komitmen KPU Kabupaten Bandung untuk terus melakukan pendidikan pemilih secara berkelanjutan, inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, demi memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
124

Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kabupaten Bandung Tetapkan DPB Triwulan IV Tahun 2025

  Bandung – KPU Kabupaten Bandung menggelar Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan IV yang diselenggarakan di Aula Kantor KPU Kabupaten Bandung, Senin (8/12/2025). Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi dengan didampingi oleh jajaran Anggota KPU Kabupaten Bandung. Hadir juga Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung yang turut mengikuti rapat pleno.   Rapat pleno dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi dan dihadiri oleh jajaran Anggota. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam dalam menjaga akurasi dan kemutakhiran data pemilih. Turut hadir pula perwakilan Instansi terkait sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemutakhrian data pemilih.   Disamping data yang diperoleh dari KPU RI, dalam pemutakhiran DPB Triwulan IV ini KPU Kabupaten Bandung juga berkoordinasi dengan beberapa dinas terkait antara lain Bawaslu, Disdukcapil, Polresta, Dandim, Kesbang dan Danlanud Sulaiman. Pada rapat pleno triwulan IV ini ditetapkan sebanyak 2.722.528 orang yang terdiri dari 1.378.649 pemilih laki-laki dan 1.343.879 pemilih perempuan.   KPU Kabupaten Bandung menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih dengan melaporkan apabila terdapat data yang belum sesuai. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat mendukung terwujudnya data pemilih yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan dilaksanakannya pemutakhiran DPB, KPU Kabupaten Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terselenggaranya pemilu yang berkualitas, demokratis dan berintegritas. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
158

Perkuat Sinergi, KPU Kabupaten Bandung Kunjungi Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung

Dalam rangka memperkuat sinergi dan upaya untuk meningkatkan kolaborasi antar lembaga Komisi Pemilihan Umum  Kabupaten Bandung melaksanakan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung pada Selasa (2/12/2025).   Rombongan KPU Kabupaten Bandung dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi, didampingi para Anggota KPU, Sekretaris KPU beserta jajaran Kepala Sub Bagian Sekretariat KPU Kabupaten Bandung. Kehadiran KPU disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Nurmajayani, S.H., M.H., beserta jajaran. Ketua KPU Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa koordinasi dengan Kejaksaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat aspek hukum dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah. Ia menegaskan pentingnya memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan . Pada kesempatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya proses demokrasi yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui dukungan dan pendampingan hukum. Melalui kegiatan koordinasi ini, KPU Kabupaten Bandung berharap sinergi antar lembaga dapat terus terjalin dengan baik sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu mendatang yang tertib, profesional, dan bermartabat. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
101

KPU Kabupaten Bandung Dorong Pelayanan Inklusif Lewat Pelatihan Bahasa Isyarat

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang ramah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat serta meningkatnya kebutuhan akan layanan yang inklusif, KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sharing dan Edukasi Regulasi Kepemiluan (SERUU) dengan tema Aksesibilitas Pelayanan Publik dengan Pelatihan Bahasa Isyarat bertempat di Aula KPU Kabupaten Bandung pada Rabu (26/11/2025). Pelatihan ini tidak hanya menjadi bekal keterampilan baru, tetapi juga wujud nyata komitmen KPU Kabupaten Bandung dalam menghadirkan layanan tanpa hambatan bagi penyandang disabilitas tuli. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi. Melalui pelatihan bahasa isyarat ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pegawai dalam memahami dan melayani masyarakat berkebutuhan khusus sehingga pegawai dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis, responsif dan menghargai keberagaman kebutuhan masyarakat. Penyandang disabilitas tuli sering menghadapi hambatan komunikasi ketika mengurus layanan publik. Dengan hadirnya pegawai yang mampu berbahasa isyarat diharapkan akan menjadi jembatan yang menghapus hambatan tersebut, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan di KPU Kabupaten Bandung. Hadir sebagai Narasumber Wakil Ketua Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Herwin Hermansyah yang memiliki keterbatasan komunikasi dan menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan materi pengenalan bahasa isyarat, sapaan dan komunikasi dasar dalam pelayanan publik, serta etika dan sikap dalam memberikan pelayanan bagi penyandak disabilitas tuli. Antusiasme pegawai terlihat ketika ikut mempraktikan setiap huruf, kata dan ungkapan yang diajarkan oleh Narasumber. Tidak hanya belajar secara teori, para pegawai juga dilatih melalui simulasi percakapan, permainan interaktif dan praktik langsung yang membuat suasana pelatihan semakin hidup dan berkesan. Pelatihan bahasa isyarat bukan hanya kegiatan peningkatan kompetensi tetapi juga langkah penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih berkeadilan. Melalui pelatihan bahasa isyarat ini, KPU Kabupaten Bandung berharap seluruh pegawai dapat memberikan layanan yang menyentuh semua kelompok masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas. Pelayanan publik bukan hanya tentang prosedur administratif, tetapi tentang bagaimana setiap warga merasa dihargai, dipahamidan diperlakukan secara setara.  (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
147

Wujudkan Generasi Pemilih Cerdas, KPU Kabupaten Bandung Hadir di SMAN 1 Margaasih

Bandung – KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih segmen pemilih pemula kepada siswa siswi di SMA Negeri 1 Margaasih pada Jum’at (14/11/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi para siswa tentang pentingnya pemilu, agar para siswa mengetahui fungsi dan peran pemilu dalam sistem demokrasi di Indonesia. Nilai-nilai demokrasi yang diajarkan melalui pemilihan akan menjadi bekal penting bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan.   Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Bambang Sukmawijaya dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung Dede Sodikin. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan materi terkait karakteristik dan peran pemilih pemula dan Pemilu. Pemilih pemula adalah kelompok strategis yang jumlahnya besar. Keterlibatan mereka dapat membantu meningkatkan tingkat partisipasi pemilih dan mencerminkan keberhasilan pendidikan politik di masyarakat. Generasi muda memiliki cara pandang yang lebih segar, kritis dan adaptif terhadap perubahan. Suara mereka turut memperkaya dinamika demokrasi dan mendorong isu-isu baru yang relevan dengan perkembangan zaman.   Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di SMAN 1 Margaasih, KPU Kabupaten Bandung memberikan pemahaman kepada para siswa tentang arti pentingnya menggunakan hak pilih. Materi disampaikan secara interaktif, mulai dari penjelasan mengenai siapa yang berhak memilih, alasan memilih itu penting, hingga bagaimana suara mereka dapat menentukan arah pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Melalui pendekatan persuasif dan komunikatif, KPU Kabupaten Bandung menanamkan semangat bahwa suara pemilih pemula sangat berharga. Mereka diajak memahami bahwa ikut memilih berarti berpartisipasi dalam menentukan masa depan bangsa.   Melalui program sosialisasi kepada pemilih pemula di SMAN 1 Margaasih, KPU Kabupaten Bandung berharap dapat memperkuat pemahaman dan kesadaran politik pemilih pemula. Upaya ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan partisipasi pemilih, tetapi juga dapat membentuk generasi muda agar melek demokrasi, kritis dan bertanggungjawab. Dengan semakin aktifnya pemilih pemula, diharapkan kualitas pemilu dan demokrasi di Kabupaten Bandung akan terus berkembang ke arah yang lebih baik. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya