Berita Terkini

138

Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kabupaten Bandung Tetapkan DPB Triwulan IV Tahun 2025

  Bandung – KPU Kabupaten Bandung menggelar Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan IV yang diselenggarakan di Aula Kantor KPU Kabupaten Bandung, Senin (8/12/2025). Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi dengan didampingi oleh jajaran Anggota KPU Kabupaten Bandung. Hadir juga Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung yang turut mengikuti rapat pleno.   Rapat pleno dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi dan dihadiri oleh jajaran Anggota. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam dalam menjaga akurasi dan kemutakhiran data pemilih. Turut hadir pula perwakilan Instansi terkait sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemutakhrian data pemilih.   Disamping data yang diperoleh dari KPU RI, dalam pemutakhiran DPB Triwulan IV ini KPU Kabupaten Bandung juga berkoordinasi dengan beberapa dinas terkait antara lain Bawaslu, Disdukcapil, Polresta, Dandim, Kesbang dan Danlanud Sulaiman. Pada rapat pleno triwulan IV ini ditetapkan sebanyak 2.722.528 orang yang terdiri dari 1.378.649 pemilih laki-laki dan 1.343.879 pemilih perempuan.   KPU Kabupaten Bandung menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih dengan melaporkan apabila terdapat data yang belum sesuai. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat mendukung terwujudnya data pemilih yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan dilaksanakannya pemutakhiran DPB, KPU Kabupaten Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terselenggaranya pemilu yang berkualitas, demokratis dan berintegritas. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
191

Perkuat Sinergi, KPU Kabupaten Bandung Kunjungi Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung

Dalam rangka memperkuat sinergi dan upaya untuk meningkatkan kolaborasi antar lembaga Komisi Pemilihan Umum  Kabupaten Bandung melaksanakan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung pada Selasa (2/12/2025).   Rombongan KPU Kabupaten Bandung dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi, didampingi para Anggota KPU, Sekretaris KPU beserta jajaran Kepala Sub Bagian Sekretariat KPU Kabupaten Bandung. Kehadiran KPU disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Nurmajayani, S.H., M.H., beserta jajaran. Ketua KPU Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa koordinasi dengan Kejaksaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat aspek hukum dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah. Ia menegaskan pentingnya memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan . Pada kesempatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya proses demokrasi yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui dukungan dan pendampingan hukum. Melalui kegiatan koordinasi ini, KPU Kabupaten Bandung berharap sinergi antar lembaga dapat terus terjalin dengan baik sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu mendatang yang tertib, profesional, dan bermartabat. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
148

KPU Kabupaten Bandung Dorong Pelayanan Inklusif Lewat Pelatihan Bahasa Isyarat

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang ramah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat serta meningkatnya kebutuhan akan layanan yang inklusif, KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sharing dan Edukasi Regulasi Kepemiluan (SERUU) dengan tema Aksesibilitas Pelayanan Publik dengan Pelatihan Bahasa Isyarat bertempat di Aula KPU Kabupaten Bandung pada Rabu (26/11/2025). Pelatihan ini tidak hanya menjadi bekal keterampilan baru, tetapi juga wujud nyata komitmen KPU Kabupaten Bandung dalam menghadirkan layanan tanpa hambatan bagi penyandang disabilitas tuli. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi. Melalui pelatihan bahasa isyarat ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pegawai dalam memahami dan melayani masyarakat berkebutuhan khusus sehingga pegawai dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis, responsif dan menghargai keberagaman kebutuhan masyarakat. Penyandang disabilitas tuli sering menghadapi hambatan komunikasi ketika mengurus layanan publik. Dengan hadirnya pegawai yang mampu berbahasa isyarat diharapkan akan menjadi jembatan yang menghapus hambatan tersebut, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan di KPU Kabupaten Bandung. Hadir sebagai Narasumber Wakil Ketua Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Herwin Hermansyah yang memiliki keterbatasan komunikasi dan menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan materi pengenalan bahasa isyarat, sapaan dan komunikasi dasar dalam pelayanan publik, serta etika dan sikap dalam memberikan pelayanan bagi penyandak disabilitas tuli. Antusiasme pegawai terlihat ketika ikut mempraktikan setiap huruf, kata dan ungkapan yang diajarkan oleh Narasumber. Tidak hanya belajar secara teori, para pegawai juga dilatih melalui simulasi percakapan, permainan interaktif dan praktik langsung yang membuat suasana pelatihan semakin hidup dan berkesan. Pelatihan bahasa isyarat bukan hanya kegiatan peningkatan kompetensi tetapi juga langkah penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih berkeadilan. Melalui pelatihan bahasa isyarat ini, KPU Kabupaten Bandung berharap seluruh pegawai dapat memberikan layanan yang menyentuh semua kelompok masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas. Pelayanan publik bukan hanya tentang prosedur administratif, tetapi tentang bagaimana setiap warga merasa dihargai, dipahamidan diperlakukan secara setara.  (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
159

Wujudkan Generasi Pemilih Cerdas, KPU Kabupaten Bandung Hadir di SMAN 1 Margaasih

Bandung – KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih segmen pemilih pemula kepada siswa siswi di SMA Negeri 1 Margaasih pada Jum’at (14/11/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi para siswa tentang pentingnya pemilu, agar para siswa mengetahui fungsi dan peran pemilu dalam sistem demokrasi di Indonesia. Nilai-nilai demokrasi yang diajarkan melalui pemilihan akan menjadi bekal penting bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan.   Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Bambang Sukmawijaya dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bandung Dede Sodikin. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan materi terkait karakteristik dan peran pemilih pemula dan Pemilu. Pemilih pemula adalah kelompok strategis yang jumlahnya besar. Keterlibatan mereka dapat membantu meningkatkan tingkat partisipasi pemilih dan mencerminkan keberhasilan pendidikan politik di masyarakat. Generasi muda memiliki cara pandang yang lebih segar, kritis dan adaptif terhadap perubahan. Suara mereka turut memperkaya dinamika demokrasi dan mendorong isu-isu baru yang relevan dengan perkembangan zaman.   Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di SMAN 1 Margaasih, KPU Kabupaten Bandung memberikan pemahaman kepada para siswa tentang arti pentingnya menggunakan hak pilih. Materi disampaikan secara interaktif, mulai dari penjelasan mengenai siapa yang berhak memilih, alasan memilih itu penting, hingga bagaimana suara mereka dapat menentukan arah pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Melalui pendekatan persuasif dan komunikatif, KPU Kabupaten Bandung menanamkan semangat bahwa suara pemilih pemula sangat berharga. Mereka diajak memahami bahwa ikut memilih berarti berpartisipasi dalam menentukan masa depan bangsa.   Melalui program sosialisasi kepada pemilih pemula di SMAN 1 Margaasih, KPU Kabupaten Bandung berharap dapat memperkuat pemahaman dan kesadaran politik pemilih pemula. Upaya ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan partisipasi pemilih, tetapi juga dapat membentuk generasi muda agar melek demokrasi, kritis dan bertanggungjawab. Dengan semakin aktifnya pemilih pemula, diharapkan kualitas pemilu dan demokrasi di Kabupaten Bandung akan terus berkembang ke arah yang lebih baik. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
160

Knowledge Sharing: Membangun Pemahaman Bersama Dalam Pengelolaan Gaji Pegawai

BANDUNG – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pengetahuan pegawai, KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sharing dan Edukasi Regulasi Kepemiluan (SERUU) dengan tema Pengelolaan Belanja Pegawai Satuan Kerja bertempat di Aula KPU Kabupaten Bandung pada Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Bandung untuk berbagi informasi dan membangun keseragaman pemahaman dalam pelaksanaan tugas. Melalui knowledge sharing ini diharapkan seluruh pegawai dapat memahami aturan, SOP serta kebijakan agar proses kerja dapat menjadi lebih cepat, tepat dan efisien.   Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Anggota KPU Kabupaten Bandung Ahmad Rosadi dan menghadirkan Narasumber Staf Pengelola Keuangan KPU Kabupaten Bandung Renggana. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan mekanisme pengelolaan belanja pegawai seperti pengajuan gaji pegawai yang saat ini sudah terkoneksi dengan aplikasi kepegawaian HRIS (Human Resource Information System). Dengan adanya interkoneksi, data gaji akan diupdate satu pintu.   Berdasarkan Peraturan Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Nomor PER-24/PB/2020 tentang Tata Cara Pelaksnaaan Pembayaran Belanja Pegawai Gaji dengan Menggunakan Aplikasi Gaji Modul Satker Berbasis Web disebutkan bahwa ASN Pusat, TNI dan Polri melaksanakan pembayaran belanja pegawai gaji dengan menggunakan aplikasi gaji modul Satker. Pelaksanaan pembayaran gaji melalui metode ini berlaku bagi Satker yang sudah maupun yang belum memiliki interkoneksi antara aplikasi gaji modul Satker dengan aplikasi kepegawaian. Aplikasi Gaji Web Modul Satker yang diterapkan oleh Direktorat SITP merupakan sistem berbasis web yang terintegrasi dengan HRIS (Human Resource Information System). Melalui integrasi ini, pengelolaan data gaji tidak lagi dilakukan secara manual di tiap satuan kerja, melainkan melalui database terpusat. Dengan sistem ini, apabila terjadi kerusakan komputer di satuan kerja, data gaji tidak akan terganggu karena tersimpan secara aman di pusat.   Melalui penerapan Aplikasi Gaji Web Modul Satker yang terintegrasi dengan HRIS, pengelolaan gaji ASN kini semakin modern, transparan, dan akuntabel. Namun, sebagaimana disampaikan oleh Ahmad Rosadi, kunci utama keberhasilan bukan hanya pada sistem yang canggih, melainkan pada sinergi dan komunikasi yang solid antara bagian keuangan, kepegawaian, dan perencanaan. Dengan kolaborasi yang baik, KPU Kabupaten Bandung dapat mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparatur di lingkungannya. (Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya
230

Pendidikan Pemilih Lewat Budaya: KPU Gelar Pagelaran Wayang Golek di SMAN 1 Soreang

BANDUNG — KPU Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dengan Pendekatan Budaya bertema “Ngajaga Budaya, Ngamumule Demokrasi, Ngawujudkeun Jabar Istimewa”, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini digelar di SMAN 1 Soreang, Kabupaten Bandung, dan dihadiri oleh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, serta ratusan pelajar dan kepala sekolah SMA se-Kabupaten Bandung. Acara dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, didampingi oleh Kadiv Sosdiklih Parmas, Hedi Ardia, bersama anggota dan sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPU untuk memperluas jangkauan pendidikan pemilih dengan cara yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Dalam sambutannya, Ahmad Nur Hidayat menekankan bahwa pendidikan pemilih berkelanjutan merupakan komitmen KPU dalam membangun kesadaran politik masyarakat di luar tahapan pemilu. Beliau menambahkan, mayoritas peserta kegiatan adalah pemilih pemula yang akan berpartisipasi dalam pemilihan mendatang. Melalui kegiatan ini, KPU berupaya menanamkan pemahaman bahwa demokrasi bukan sekadar datang ke TPS, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kepedulian terhadap masa depan bangsa. Sementara itu, Hedi Ardia mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan demokrasi Indonesia. Ia mengajak para siswa untuk berani terlibat dan tidak menjauh dari dunia politik Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang golek oleh Dalang Yuda Deden Kosasih. Melalui lakon yang dibawakan, pesan-pesan demokrasi dikemas secara kreatif, menghibur, dan sarat nilai budaya. Pendekatan budaya seperti ini menjadi cara efektif bagi KPU untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dengan cara yang lebih menyentuh, sehingga generasi muda tidak hanya memahami pentingnya menggunakan hak pilih, tetapi juga bangga menjadi bagian dari budaya dan demokrasi bangsa.(Humas KPU Kabupaten Bandung)


Selengkapnya