KPU Kabupaten Bandung Dorong Pelayanan Inklusif Lewat Pelatihan Bahasa Isyarat

Bandung, kab-bandung.kpu.go.id – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang ramah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat serta meningkatnya kebutuhan akan layanan yang inklusif, KPU Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Sharing dan Edukasi Regulasi Kepemiluan (SERUU) dengan tema Aksesibilitas Pelayanan Publik dengan Pelatihan Bahasa Isyarat bertempat di Aula KPU Kabupaten Bandung pada Rabu (26/11/2025). Pelatihan ini tidak hanya menjadi bekal keterampilan baru, tetapi juga wujud nyata komitmen KPU Kabupaten Bandung dalam menghadirkan layanan tanpa hambatan bagi penyandang disabilitas tuli.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi. Melalui pelatihan bahasa isyarat ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pegawai dalam memahami dan melayani masyarakat berkebutuhan khusus sehingga pegawai dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis, responsif dan menghargai keberagaman kebutuhan masyarakat. Penyandang disabilitas tuli sering menghadapi hambatan komunikasi ketika mengurus layanan publik. Dengan hadirnya pegawai yang mampu berbahasa isyarat diharapkan akan menjadi jembatan yang menghapus hambatan tersebut, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan di KPU Kabupaten Bandung.

Hadir sebagai Narasumber Wakil Ketua Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Herwin Hermansyah yang memiliki keterbatasan komunikasi dan menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Dalam paparannya Narasumber menyampaikan materi pengenalan bahasa isyarat, sapaan dan komunikasi dasar dalam pelayanan publik, serta etika dan sikap dalam memberikan pelayanan bagi penyandak disabilitas tuli. Antusiasme pegawai terlihat ketika ikut mempraktikan setiap huruf, kata dan ungkapan yang diajarkan oleh Narasumber. Tidak hanya belajar secara teori, para pegawai juga dilatih melalui simulasi percakapan, permainan interaktif dan praktik langsung yang membuat suasana pelatihan semakin hidup dan berkesan.

Pelatihan bahasa isyarat bukan hanya kegiatan peningkatan kompetensi tetapi juga langkah penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih berkeadilan. Melalui pelatihan bahasa isyarat ini, KPU Kabupaten Bandung berharap seluruh pegawai dapat memberikan layanan yang menyentuh semua kelompok masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas. Pelayanan publik bukan hanya tentang prosedur administratif, tetapi tentang bagaimana setiap warga merasa dihargai, dipahamidan diperlakukan secara setara.

 (Humas KPU Kabupaten Bandung)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 101 Kali.